Sabtu, 29 November 2014

Balas Budi, Miliader Bangun Apartemen Mewah Warga Satu Desa

Xiong Shuihua masih teringat masa kecilnya di Desa Xiongkeng, Xinyu. Puluhan tahun silam, hidupnya sama-sama susah, seperti kebanyakan warga di wilayah selatan China itu. Namun satu hal yang masih melekat di benaknya, hampir seluruh warga di desa itu berbuat baik terhadap keluarganya.

Memori itu pula yang menggerakkan hatinya. Pria 54 tahun yang menjadi miliader setelah sukses dengan industri baja itu berniat membalas budi warga di sana. Dia ingin memberikan tempat inggal yang layak untuk warga yang dulu merawat baik keluarganya.

Dikutip Dream dari laman Daily Mail, Kamis 27 November 2014, Shuihua membuldoser pondok-pondok kayu yang sudah reot. Dia mengganti rumah-rumah penduduk itu dengan sebuah apartemen mewah. Jalanan berlumpur pun diaspal halus. Semuanya gratis untuk warga.

Kini, wajah desa itu benar-benar berubah. tak ada lagi gubug reot yang dihuni warga seperti lima tahun lalu. Semuanya sudah disulap mejadi apartemen mewah. Sebanyak 72 keluarga bisa menikmati apartemen itu.



Apartemen yang dibangun Shuihua

Shuihua juga membangun vila bagi 18 keluarga yang memiliki `kebaikan khusus` kepadanya. Vila-vila mewah itu dibangun dalam sebuah proyek bernilai 4 juta pounsterling atau sekitar Rp 76,8 miliar. Fantastis.

Setelah membangun tempat tinggal penduduk satu desa, Shuihua juga berjanji memberikan makanan tiga kali sehari untuk kaum manula dan penduduk miskin. Sehingga warga Desa Xiongkeng itu tak lagi takut kelaparan. Semua kebutuhan perut mereka telah dijamin oleh putra desa budiman ini.




Lansia dapat makan gratis

 


Shuihua menjadi miliader setelah memulai bisnis konstruksi. Belakangan, dia turut serta dalam industri baja. Dan usahanya itu kini lancar. Pundi-pundi uangnya pun semakin menumpuk.

“Saya mendapat lebih banyak uang dan kemudian saya tahu apa yang harus saya lakukan dan saya tidak ingin melupakan akar saya,” tutur Shuihua.


Vila yang dibangun Shuihua



“Saya selalu membayar utang saya, dan ingin memastikan orang-orang yang membantu saya, ketika saya masih muda dan keluarga saya, sudah dibayar kembali,” tambah dia.

Seorang lansia Desa Xiongkeng, Qiong Chu, mengatakan, “Saya ingat orang tuanya. Mereka orang baik hati yang sangat peduli kepada orang lain, dan ini bagus sekali bahwa anak mereka mewarisi itu,” tutur pria berusia 75 tahun itu.

Keren Ini Gan!!! 6 Jembatan Unik yang Memiliki Ilusi Optik

Umumnya, jembatan yang dibangun untuk penyebrangan manusia atau kendaraan bermotor, dibuat dari besi atau beton dengan tali baja. Bentuknya pun kebanyakan lurus.

Namun, jembatan-jembatan berikut ini berbentuk unik dan memiliki ilusi optik yang bisa membuat siapa saja yang melintasinya kebingungan.


#1. The Twist Bridge - Belanda



Dengan panjang sekitar 42 meter, jembatan yang biasa digunakan untuk sepeda dan pejalan kaki ini disebut jembatan 'The Twist'. jembatan menghubungkan distrik Holy-Zuid dan Broekpolder melalui Vlaardingse Vaart ini terlihat seperti melintir seolah-olah akan runtuh.



Pengunjung yang melintasi jembatan ini akan masuk melalui bingkai persegi panjang. Jika melihat ke bagian rangka jembatan, maka pengunjung akan sedikit dibuat pusing dengan bentuk jembatan yang melintir.

Namun, ternyata bentuknya yang "aneh" memiliki tujuan tertentu, yaitu untuk menyerap getaran sehingga memperkuat konstruksi jembatan
#2. The Blinking Eye - Inggris



Ada sebuah jembatan yang berbeda dibandingkan dengan jembatan lainya di muka bumi ini, yang terdiri dari dua kurva yang saling terhubung dengan puluhan kawat baja.

Jembatan bernama Gateshead Millennium Bridge tersebut berbentuk mirip dengan mata dan kelopak mata yang hendak berkedip.

Oleh karena itu jembatan tersebut juga dikenal dengan nama Blinking Eye Bridge, yang menghubungkan tepian sungai Tyne, Inggris di kota Gateshead.

Namun, hanya pejalan kaki dan pengendara sepeda saja yang diperbolehkan melintasi jembatan tersebut, karena tidak mampu menahan daya berat mobil dan kendaraan bebat.

Hal yang unik dari jembatan ini adalah bentuknya yang ekstrim, yang dapat berputar hingga 40 derajat setiap 45 menit.

Putaran tersebut pun akan disesuaikan dengan tiupan angin dan kapal yang akan melintasi aliran sungai Tynes sehingga berputar ke posisi yang aman.#3. The Storseisundet Bridge - Norwegia



Bagi mereka yang tak mengetahui jembatan ini, saat melintas pasti akan berputar arah. Itu karena jembatan ini seperti terputus di tengah-tengah.

Namun ternyata, kesan itu hanyalah ilusi optik dan membuat jembatan itu dijuluki sebagai "jembatan mabuk". Jembatan ini terletak di pesisir barat Norwegia di Atlantic Road.



Jembatan yang aslinya bernama "Storseisundet Bridge" ini dibuat dengan sangat dramatis. Jembatan sepanjang 260 meter dengan bentangan 130 meter ini dibangun pada 2005 dan menjadi populer karena efek yang diciptakannya. Dibuka pertama tahun 1989, Storseisundet Bridge yang berada di Eide and Aversy Norwegia ini mempunyai ketinggian 23 meter.#5. Trampoline Bridge - Prancis



Umumnya jembatan banyak terbuat dari susunan batu atau kayu. Namun di Paris, Perancis, jembatan yang melintasi Sungai Seine ini terdiri atas tiga trampolin raksasa.

Jika dilihat dari samping, jembatan ini seperti dibatasi oleh dinding yang melengkung. Namun, ternyata lengkungan itu adalah trampoline.

Jembatan trampolin raksasa ini didesain oleh perusahaan arsitektur AZC yang berbasis di Paris. Desain jembatan trampolin ini, membentuk tiga lengkungan dengan diameter 30 meter melewati sungai Seine, pinggiran trampolin terlihat seperti cincin PVC raksasa diisi dengan 130.000 meter kubik udara.



Cincin PVC tersebut digunakan untuk menyangga jaring trampolin yang membentang hampir 100 kaki. Jadi pengguna bisa melompat dengan aman tanpa harus takut tercebur ke dalam sungai.#6. Helium Bridge - Inggris



Seorang seniman Perancis Olivier GrossetĂȘte membuat sebuah jembatan terbang dengan bantuan balon helium.

Ide dari desain jembatan ini merelealisasikan mimpi atau cerita fiktif. Jembatan unik yang diterbangkan oleh tiga balon helium berukuran besar ini pernah dicoba di sebuah danau taman bergaya Jepang di Tatton Inggris.



Sepintas jika dilihat dengan mata telanjang memang tidak ada yang aneh dengan jembatan ini. Namun begitu diinjak, jembatan ini bisa melayang di udara.

GrossetĂȘte mengatakan bahwa jembatan terbang dengan balon helium ini dibuat dengan ilmu desain dan teknik. Tantangannya pada desain ini adalah faktor keamanan, siapakah yang berani menaiki jembatan yang terbang di langit biru tanpa pengaman tingkat tinggi?

Wisata kabupaten Cilacap

Masih bingung menentukan tujuan liburan gan? Mungkin Cilacap dapat menjadi jawabannya . Kota kecil di Jawa Tengah ini menyimpan banyak keindahan wisata. Kota yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia ini adalah salah satu tempat tujuan wisata, khususnya wisata sejarah, yang layak untuk dikunjungi. nih gan tempa-tempat wisata yg bisa agan kunjungi saat liburan ke Cilacap.

 1.Pantai Teluk Penyu Cilacap
 memiliki pantai yang ramai dikunjungi wisatawan maupun penduduk setempat yaitu Pantai Teluk Penyu. Pantai Teluk Penyu adalah pantai yang membujur dari Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap hingga ke Pulau Nusa Kambangan. Hanya dengan membeli tiket seharga empat ribu rupiah, Anda bisa melakukan aktivitas bahari seperti bermain Banana Boat atau berenang. Selain itu Anda juga dapat melihat aktivitas kapal-kapal tanker yang keluar masuk Pelabuhan Tanjung Intan dan perahu-perahu nelayan tradisional yang lalu lalang di sepanjang pantai. Untuk mengisi perut setelah bermain-main di pantai, terdapat restoran-restoran sea food yang menyajikan masakan hasil laut yang mak nyusss, seperti ikan bakar, cumi-cumi asam manis, dan lain-lain. Jika Anda ingin membeli oleh-oleh untuk keluarga atau teman, di sepanjang pantai juga tersedia kios-kios/warung yang menjajakan ikan asin kering dan basah yang siap langsung dimasak serta aneka souvenir kerajinan kerang.




2.Benteng Pendem

222
Selain wisata pantai, Cilacap juga banyak menyimpan sisa sejarah masa lalu perjuangan kemerdekaan Indonesia, salah satunya adalah Benteng Pendem. Benteng Pendem, yang dalam bahasa Belanda disebut "Kusbatterij Op De lantong Te Tjilatjap" terletak sekitar 0,5 km dari Pantai Teluk Penyu. Benteng Pendem ini merupakan bekas markas pertahanan tentara Belanda di Pantai Selatan Pulau Jawa yang dibangun secara bertahap pada tahun 1861-1879.

Pada jaman pendudukan tentara Jepang, Benteng Pendem dijadikan markas tentara Jepang, namun setelah Jepang kalah perang dengan pihak sekutu, Benteng Pendem Cilacap kembali ke tangan tentara Belanda. Benteng Pendem juga pernah di jadikan markas TNI dan sempat di manfaatkan untuk markas latihan oleh Pasukan RPKAD (KOPASSUS).
Benteng Pendem terdiri dari bangunan-bangunan yang terpisah seperti barak prajurit, klinik, penjara, ruang Jenderal Belanda serta ruang amunisi. Konon, di benteng ini juga terdapat terowongan yang menembus ke laut sebagai sarana melarikan diri prajurit pada jaman dahulu.



22
3.Pulau Nusa Kambangan

Pulau Nusa Kambangan atau yang lebih dikenal dengan pulau penjara adalah salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi selama berada di Cilacap. Dengan menyeberang menggunakan kapal nelayan selama sekitar 10 menit dari Pantai Teluk Penyu, Anda akan langsung disuguhi keindahan pantai Pulau Nusa Kambangan. Berjalan menembus pepohonan di Pulau Nusa Kambangan dengan jalanan setapak dan medan yang naik turun serta udara yang masih segar menimbulkan sensasi tersendiri.

Pulau Nusakambangan merupakan salah satu kawasan pantai selatan Kabupaten Cilacap yang dipisahkan oleh Selat Segara Anakan. Disini juga terdapat beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I yang masih aktif antara lain: LP Permisan, LP Kembang Kuning, LPBatu, dan LP Besi. Di pulau ini kita juga dapat menemukan bekas benteng pertahanan Belanda, yaitu Benteng Karang Bolong dan juga sebuah pantai cantik yaitu Pantai Karang Pandan.







4.Benteng Karang Bolong

Benteng Karang Bolong dengan luas 6.000 m2 memiliki 3 benteng utama dimana salah satunya adalah benteng yang bertingkat tiga yang mempunyai ruang rapat besar dan dilengkapi dengan meriam. Walaupun terkesan angker, tetapi kemegahan Benteng Karang Bolong masih dapat terlihat dari beberapa bagian benteng, seperti ruang senjata, ruang penyiksaan, ataupun ruang penjara. Sebuah meriam peninggalan penjajahan juga masih utuh berada di benteng ini. Karena terdapat meriam di benteng tersebut menyebabkan Benteng Karangbolong disebut juga benteng artileri.

Benteng yang terbuat dari bata secara keseluruhan terdiri 4 lantai yaitu 2 lantai berada di atas permukaan tanah sementara dua lantai berada di bawah permukaan tanah, memiliki sejumlah ruangan-ruangan yaitu ruangan barak prajurit , ruang tahanan, ruangan logistik juga dilengkapi dengan pagar tembok keliling, bastion dengan landasan meriamnya, bangunan pengintai dengan lobang-lobang penembakan, gudang amunisi serta bangunan perlindungan.

Benteng Karang Bolong oleh tentara Belanda difungsikan sebagai pertahanan guna menangkal serangan musuh yang datang dari laut atau menyerang kapal laut musuh dan sebagai gudang penyimpan rempah rempah milik Belanda.






5.Pantai Karang Pandan

Berjalan kaki selama sekitar setengah jam dari Benteng Karang Bolong, kita akan sampai di Pantai Karang Pandan. Pantai Karang Pandan tidak kalah dengan Pantai Teluk Penyu. Pantainya cantik dan berpasir putih dengan pemandangan langsung ke laut luas. Namun perlu kehati-hatian juga jika bermain di pantai ini. Ombaknya relatif besar dan banyak karang.

Pantai ini banyak dikunjungi orang pada hari Kamis Wage atau sehari menjelang pelaksanaan Sedekah Laut (Larungan Sesaji) untuk ziarah., tempat ini dijadikan ziarah karena terdapat beberapa tempat yang dianggap keramat.





6.Pantai Widarapayung

Sudah pernah jalan-jalan ke Pantai Widarapayung? Buat sebagian orang, mungkin baru pertama kali mendengar namanya. Pantai Widarapayung terletak Desa Widarapayung, di Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Selain menawarkan keindahan pantainya, anda juga bisa berselancar di sana, karena Pantai Widarapayung sudah dianggap layak ombaknya dan berstandar internasional untuk para peselancar.

Dari Kota Cilacap, anda harus menuju kea rah timur sejauh kurang lebih 35 km, menuju Widarapayung. Luas objek wisata pantai ini hampir mencapai 500 hektar. Pantainya landai. Sejuk karena banyak terdapat pohon kelapa. Untuk mencapainya, anda bisa menaiki bus jurusan Cilacap – Gombong. Fasilitas lengkap dari Pantai Widarapayung ini meliputi gardu pandang, tempat parkir luas, kolam renang, warung makan dan shelter tempat berteduh.

Jika anda datang pada bulan Sura, anda dapat menyaksikan sebuah upacara adat Sedekah Bumi, yaitu ritual adat tradisional sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan doa agar diberi keberkahan dan dilimpahi keselamatan oleh yang Kuasa.

Dari Pantai Widarapayung ini, akan terlihat Pulau Nusakambangan di seberangnya. Anda dapat mengikuti tour dengan perahu yang ditawarkan oleh nelayan local dengan harga tiket Rp. 10.000,- per orang. Dari banyaknya perahu yang bersandar di Pantai Widarapayung, ada tariff parkir sebesar Rp. 12.500,- jika mengangkut penumpang tour menuju Pulau Nusakambangan.

Jika tertarik membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah, anda bisa memilih ikan asin, terasi, kerupuk udang atau ikan segar yang bisa langsung diolah di tempat. Harganya murah karena langsung dari nelayan setempat.

Hal yang menarik lagi dari Pantai Widarapayung, adalah anda bisa menyewa andong dan kuda untuk berjalan-jalan mengelilingi pantai. Ada juga penyewaan papan selancar bagi anda yang mahir berselancar, atau baru akan belajar.

Banyak juga pilihan makanan khas yang hanya bisa anda temukan di Pantai Widarapayung ini. Salah satunya adalah Yutuk atau kepiting laut. Yutuk atau kepiting laut ini diolah menjadi peyek atau rempeyek yutuk. Peyek yutuk paling enak dimakan berbarengan dengan kupat pecel.

Sambil menikmati kuliner makanan khas Cilacap yang ada, anda juga bisa menikmati pemandangan sunset sambil menonton balapan motorcross atau pemuda-pemuda yang bermain sepakbola di tepi pantai.


7.Gunung Srandil

Disamping wisata alam dan budaya juga terdapat wisata spiritual atau religius antara lain di gunung srandil dan selok .
Gunung srandil merupakan salah satu bukit yang ada di Glempangpasir Kecamatan Adipala jarak antara obyek wisata dengan Kota Cilacap 30 Km kearah timurlaut dan relatif mudah ditempuh dengan kendaraan penumpang bus umum jurusan Cilacap-Jatijajar-Kebumen atau kendaraan pribadi karena jalannya sudah beraspal dan dekat dengan jalan lintas selatan-selatan.

Gunung Srandil setiap hari dikunjungi orang untuk berziarah oleh karena tempat tersebut tidak hanya dikenal oleh masyarakat sekitar saja tetapi sampai keluar Jawa seperti Sumatra, Kalimantan, Bali. dan Sulawesi, maka yang berkunjung tujuannya bermacam-macam. Para peziarah biasanya berkunjung atau bertapa pada Malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon pada Bulan Syura.

Konon menurut cerita penghuni pertama Gunung Srandil adalah Sultan Mukhriti putra kedua dari Dewi Sari Banon Ratu Sumenep Jawa Timur .
Kedatangan Sultan itu untuk bertapa namun Sultan Mukhriti murca (menghilang) yang ada tinggal petilasannya yang terletak di sebelah timur yang di kenal dengan Embah Gusti Agung Sultan Mukhriti.
Selain itu juga ada legenda rakyat yang pertama bermukim di gunung Srandil adalah dua orang bernama Kunci Sari dan Dana Sari, mereka adalah prajurit Pangeran Diponegoro yang tidak mau menyerah kepada bala tentara Belanda. Mereka melarikan diri ke Gunung Srandil untuk bersembunyi dan meninggal di sini . Makam kedua prajurit tersebut berada di sebelah timur Gunung Srandil dalam satu komplek yang dipagar keliling yang kemudian hari, Kunci Sari dikenal dengan nama Sukma Sejati

Di Gunung Srandil banyak petilasan orang-orang yang dianggap mempunyai kedigdayaan yang linuwih atau kemampuan melebihi orang lain yang dikenal sebagai tokoh- tokoh orang sakti mandraguna. Dari kemampuannya, kesaktiannya itu maka tempat-tempat yang di singgahi dianggap keramat dan disakralkan.

Adapun petilasan-petilasan yang ada di Gunung Srandil adalah Mbah Kanjeng Gusti Agung, Nyai Dewi Tanjung Sekarsari, Kaki semar Tunggul Sabdojati Dayo amongrogo, Juragan Dampo Awang, Kanjeng Gusti Agung Akhmat atau Petilasan Langlang Buwana yang berada diatas bukit dan petilasan Hyang Sukma Sejati.







8. Sedekah laut



Berbagai macam acara dapat dilakukan untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas 
segala nikmat dan karunia yang diperoleh pada masa kehidupannya . Upacara sedekah laut adalah salah satu perwujudan ungkapan rasa syukur yang dilakukan oleh Kelompok Nelayan Sidakaya, Donan , Sentolokawat, Tegalkatilayu, Lengkong, Pandanarang, PPSC dan Kemiren.

Tradisi sedekah laut bermula dari perintah Bupati Cilacap ke III Tumenggung Tjakrawerdaya III yang memerintahkan kepada sesepuh nelayan Pandanarang bernama Ki Arsa Menawi untuk melarung sesaji kelaut selatan beserta nelayan lainnya pada hari Jumat Kliwon bulan Syura tahun 1875 dan sejak tahun 1983 diangkat sebagai atraksi wisata.

Upacara sedekah laut sebelum hari pelaksanaan didahului dengan prosesi nyekar atau ziarah ke Pantai Karang Bandung (Pulau Majethi ) sebelah timur tenggara Pulau Nusakambangan yang dilakukan oleh ketua adat Nelayan Cilacap dan diikuti berbagai kelompok nelayan serta masyarakat untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tangkapan ikan pada musim panen ikan melimpah dan para nelayan diberi keselamatan. Disamping upacara nyekar juga mengambl air suci/ bertuah di sekitar Pulau Majethi yang menurut legenda tempat tumbuhnya bunga Wijayakusuma.

Upacara ini didahului dengan acara prosesi membawa sesaji (Jolen) untuk dilarung ke tengah laut lepas dari Pantai Teluk Penyu Cilacap dari dalam Pendopo Kabupaten Cilacap menuju arah Pantai Teluk Penyu dengan diiringi arak-arakan Jolen Tunggul dan diikuti Jolen-Jolen pengiring lainnya oleh peserta prosesi yang berpakaian adat tradisional Nelayan Kabupaten Cilacap tempo dulu. Setibanya di Pantai Teluk Penyu sesaji kemudian di pindahkan ke kapal Nelayan yang telah dihias dengan hiasan warna-warni untuk di buang ketengah lautan di kawasan pulau kecil yang di sebut Pulau Majethi.


Pada malam harinya acara dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian tradisional di tiap-tiap desa/ kelurahan oleh kelompok Nelayan yang bersangkutan
9. Pantai Jetis

Tempat wisata pantai Jetis berada di desa Jetis , Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap, Tempat ini berada di ujung timur wilayah Cilacap, dengan gelombang laut selatan yang besar dan pemandangan pegunungan kapur wilayah kebumen, membentang hampir 3 km dengan  pintu timur yang juga pintu masuk ke TPI (tempat pelalangan ikan) Jetis, pengunjung juga bisa melihat panorama muara kalli bodo yang menjadi perbatasan kabupaten kebumen dan kabupaten Cilacap.

11. Pantai Ketapang Indah
Tempat wisata pantai ketpang Indah  berada di desa Sidaurip , Kecamatan Binangun Kabupaten cilacap, di pantai ini banyak di tumbuhi pohon Ketapang, 

12. Pantai Pasir Putih 

Tempat wisata disebelah selatan Pulau Nusakambangan, di timur Pantai Pemirsan yang di hiasi dengan bebatuan karang dan ombak laut selatan yang dasyat dapat di capai dengan berjalan kaki sekitar 600m dari pantai Pemirsan.

13. Pantai Pasir Putih

Tempat wisata di pulau Nusakambangan ini masih sangat alami dengan pemandangan ombak laut Pantai selatan yang besar , serta panorama pulau pulau kecil dan karang di seberang pantai yang di antaranya bernama Batu Syahrir. Untuk ke tempat ini pengunjung bisa naik perahu dari pelabuhan lomanis atau pelabuhan Wijaya Kusuma menuju sodong, Nusakambangan dan silanjutkan dengan jalan darat . 

13. Pantai Ranca Babakan
Tempat wisata yang berada di ujung barat Pulau nusakambangan , sekitar 35 km dari dermaga Sodong yang juga bisa di capai dari pelabuhan Seleko dengan naik perahu Compreng menyusuri Selat Nusakambangan Segara anakan melewati desa kleces di kecamatan Kampung laut turun di dekat Plawangan dan di lanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalan tikus.
14. Pelabuhan Tanjung Intan 
Tempat wisata yang merupakan satu satunya pelabuhan samudra yang berada si bangian selatan pulau jawa menghadap Samudra Indonesia dan Benua Australia 

 14. Segara anakan  
Tempat wisata ini berupa kawasan laguna seluas 40 ha di bagian belakang pulau Nusakambangan yang dapat di capai dengan menggunakan perahu nelayan dengan ekosisitem rawa bakau (mangrove) yang memiliki komposisi dan struktur hutan terlengkap di pulau jawa 
 15. Seleko

  Tempat wisata ini berupa dermaga kecil yang langsung menghadap hutan bakau di barat Cilacap dimana pengunjung bisa menikmati pemandangan saat matahari terbenam di batas cakawala.